UNISLA RANTAUPRAPAT DISOAL, TERKAIT AKREDITASI SEJUMLAH PROGRAM STUDY

oleh -480 views
IMG20191209095412

Labuhanbatu – Dunia pendidikan adalah salah satu wadah yang ikut mencerdaskan kehidupan anak bangsa, namun semua itu harus melalui proses dan tahapan dalam memperjuangkan eksistensi pendidikan, seperti Universitas Islam Labuhanbatu (UNISLA) yang berada di Rantauprapat.

Namun Keberadaan UNISLA Sangat disayangkan sebab 7 dari 10 program studi (Prody) yang ada di Universitas Islam Labuhanbatu (Unisla) ternyata masa berlaku akreditasi dan peringkat terakreditasi Prodi-nya sudah kadaluarsa atau dan belum reakreditasi.

Adapun ke-7 Prodi yang masa berlaku akreditasi dan peringkat terakreditasi Prodi-nya sudah kadaluarsa adalah, Prodi S 1 Agroteknologi (Fakultas Pertanian), S 1 Akuntansi (Fakultas Ekonomi), S 1 Teknik Mesin (Fakultas Teknik), S 1 Teknik Sipil (Fakultas Teknik), S 1 Teknik Elektro (Fakultas Teknik), S 1 Pendidikan Matematika dan S 1 Pendidikan Biologi (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan).

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Pembangunan dan Penyelamatan Harta Negara (P3HN) Labuhanbatu Raya, Parlaungan Sipahutar, kepada Harian Kriminal.com di Rantauprapat mengatakan, akibat dari kadaluarsanya masa berlaku akreditasi dan peringkat terakreditasi ke-7 Prodi yang ada di Unisla tersebut, jelas sangat merugikan mahasiswa.(7/12/2019)

“Dalam hal ini, mahasiswa jelas sangat dirugikan. Sebab, meskipun mereka sudah selesai mengikuti dan menjalani semua proses perkuliahan hingga semester akhir, tetap saja mereka tidak bisa menempuh sidang sarjana dan tentunya tidak akan bisa diwisuda. Kalau begini ceritanya, tentu mahasiswa dan orangtuanya yang dirugikan, karena mereka telah membayar uang kuliah selama 4 sampai 5 tahun,” Ungkap Parlaungan Sipahutar.

Hasil Konfirmasi media Kepada Rektor Unisla Dra. Annim M.Pd melalui  pesan WhatsApp membenarkan perihal adanya program study yang telah kadaluarsa akreditasinya.

“Ya pak , saat ini yang terakreditasi 4 prody dan 6 prody yang belum, Itu semua sedang dalam proses dan sudah diusulkan bulan Maret 2019. Berdasarkam Peraturan  Pemerintah wisuda tidak boleh dilaksanakan kalau masih ada prody yang belum diakreditasi.  LLDIKTI tau keadaan UNISLA . Mereka sarankan disiapkanlah ya bu, dan jangan pernah adakan Wisuda. Kalau saya sudah  berupaya pak semaksimal mungkin, dari yang kecil sampai besar kukerjakan. Kuserahkan sama yang di atas pak. Timku bekerja tanpa pamrih. Terkadang sampai pulang malam, Salam, Terima Kasih'” Tulis Annim melalui pesan WhatsAppnya.(8/12/2019).

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Dian Armanto, M.Pd., M.A, M.Sc., Ph.D menjelaskan, beberapa alasan mengapa tidak atau belum  reakreditasi, berlaku umum untuk semua prody PTS disebabkan, Kelalaian pimpinan dari Kaprodi sampai dengan rektor/direktur/ketua, Kekurangan dosen, Ketidaklengkapan data borang, Belum dibentuk tim penyusun borang, Waktu penyusunan mepet, Pimpinan masih baru dilantik, Ketidakjelasan penanggungjawab penyusun borang, Konflik internal, Pimpinan sibuk urusan akademik lain dan Tidak punya Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) Tulis Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut melalui pesan WhatsApp.(9/12/2019).

Pria kelahiran Simalungun 56 Tahun yang silam ini juga menyertakan peraturan BAN PT dalam bentuk Pdf di pesan WhatsAppnya yang mungkin dapat membantu yang sifatnya sementara.(DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *