Luasnya Perspektif Politik Ditinjau Dari Kepribadian Pemilih.  

oleh -87 views
1551901162 picsay
Penulis : Denny Rizal
LABUHANBATU, SUMUT – Politik diartikan sebagai usaha-usaha untuk mencapai kehidupan yang baik (en dam onia atau the good life) .
Berbicara tentang politik sudah tentu didalamnya ada suatu cara untuk meraih tujuan. Tak heran bila kita melihat dari satu sudut pandang saja maka implementasi politik mempunyai arti yang berbeda dalam penjabarannya. Dan Perbedaan ini juga merupakan bagian dari politik untuk dipahami.
Laksana mesin yang menggerakkan roda maka politik juga menggerakan tujuan untuk suatu kekuasaan.
Ironisnya, politik cenderung di salah diartikan hanya karena berbedanya tujuan dan motivasi. Begitu juga dengan pemilih yang kebanyakan belum mendapat pendidikan politik dengan baik sehingga terkadang memunculkan pandangan lain menilai suatu keadaan politik.
Membedakan keadaan sesuatu antara Tulus dan Modus sangatlah sulit dijabarkan, dan semua ini berpulang pada kondisi pemilih.
Pesta Demokrasi sudah tinggal menghitung bulan, namun hendaknya pemilih lebih bijaksana dalam menetukan pilihannya.
Seberapa besar kontestan peserta pesta demokrasi mempengaruhi sekelompok orang belumlah ada kata pasti, dan politik jauh dari kata Pasti.(non exakta).
Dari gambaran diatas setidaknya para pemilih harus bijak dan mengetahui karakteristik yang akan di dukungnya.
Suhu politik sangat kondusif namun keadaan ini dapat berubah bila para politisi mempergunakan cara-cara praktis yang cenderung dilematis,
misalnya Money Politic.
Meskipun dilarang namun cara-cara ini masih efektif mempengaruhi pemilih dalam pesta demokrasi, dan efek dari kejadian ini hanya transaksional semata.
Hendaknya masyarakat harus peduli akan arti perubahan  dan pemilih cerdas turut menetukan arah politik yang baik dan bijaksana.
(DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *