Warga Bagan Berikan Apresiasi Buat Kapolres Asahan.

oleh
IMG 20190326 WA0001
  • 189
    Shares

Hariankriminal.com – Sejumlah masyarakat Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai,  beramai-ramai  menggeruduk Mapolres Asahan, Senin (24/3/2019), sekira Pukul 12.30 Wib.

Bukan untuk berdemo, kedatangan warga Desa Bagan Asahan tersebut melainkan berterimakasih dan memberikan apresiasi terhadap Kapolres Asahan dan jajaran atas keberhasilan pihak polres Asahan yang telah menangkap pelaku penganiayaan dan persekusi yang dialami Winda Sari (28), warga dusun III Bagan Asahan Pekan, Kecamatan Tanjung Balai.

IMG 20190326 WA0004

Diceritakan sebelumnya, Winda Sari mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh MDH alias Mayang, warga Dusun IV Desa Bagan Asahan Induk, Kecamatan Tanjung Balai.

Menurut Winda Sari, pada bulan Februari 2019 yang lalu, saat itu ia dijemput dari rumahnya oleh beberapa orang yang mengaku sebagai teman Mayang untuk bertemu dengan Mayang di salah satu puskesmas di Bagan Asahan. Namun  sesampainya di puskesmas tersebut, Winda langsung dianiaya oleh Mayang dengan cara ditampar wajahnya serta rambutnya dijambak hingga beberapa kali yang mengakibatkan sakit dibagian kepala Winda. Sementara Mayang melakukan aksinya menganiaya Winda, beberapa teman Mayang malah merekam kejadian tersebut dengan kamera HP dan menyebarkan rekaman tersebut di media sosial Facebook sambil bersorak memberikan semangat terhadap temannya yang melakukan penganiayaan.

IMG 20190326 WA0004 1

“Gak tau aku bang kenapa aku diperlakukan seperti itu, dituduhnya aku selingkuh dengan suaminya, padahal engak ada aku selingkuh dengan suaminya, jangankan selingkuh kenal aja pun tidak,” Ujar Winda memberikan keterangannya dihadapan wartawan saat di Mapolres Asahan.

Atas kejadian tersebut, kemudian Winda melaporkan hal yang dialaminya ke Polres Asahan.

Berdasarkan laporan tersebut, Polres Asahan melalui unit PPA kemudian menangkap dan nenahan diduga pelaku penganiayaan atas nama Mayang pada tanggal 17/3/2019 lalu.

IMG 20190326 WA0002

Atas penangkapan tersebut, pihak keluarga dari Winda dan perwakikan masyarakat Bagan Asahan ramai-ramai menggeruduk Mapolres Asahan untuk menyampaikan terimakasih dan memberikan Apresiasi buat Kapolres Asahan beserta Jajaran.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu SIK, MH mengaku kaget atas kedatangan warga tersebut.

“Tadinya kita lagi persiapan rapat bersama sejumlah perwira dan pejabat utama Polres Asahan, tiba-tiba kita didatangi rombongan warga, saya kira mau demo tapi justru memberikan apresiasi,” Terang Kapolres sambil tertawa dihadapan awak media.

Pantauan awak media ini, atas kunjungan dari warga Bagan Asahan yang memberikan apresiasi tersebut, Kapolres Asahan menjamu kedatangan warga tersebut dengan menggelar makan siang bersama di ruangan rapat Mapolres Asahan.

“Terimakasih sebelumnya atas apresiasi yang telah diberikan masyarakat kepada kami, ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai polisi, sebagai pelayan, dan sekaligus  sahabat bagi masyarakat,” Sambung Kapolres.

Atas kejadian tersebut, mantan Kapolres Nias selatan itu menghimbau kepada warga agar jangan terpengaruh kabar yang belum tentu kebenarannya alias hoax, apa yang dialami Winda adalah salah satu contoh hoax yang disebarluaskan.

“Terimakasih Pak Kapolres, kami masyarakat Bagan Asahan akan selalu mendukung program Polres Asahan,” Sebut Iwan Dalimunte, orang tua Winda.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja, SIK, mengatakan bahwa saat ini polisi masih menahan Mayang dan masih dilakukan pemeriksaan oleh unit PPA. (KH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *