Bahrum ditemukan tewas di Aek Sakur, Polsek Bandar Pulau bantu evakuasi jenazah.

oleh
1553372794 picsay
  • 59
    Shares

ASAHAN, SUMUT – Seorang pria paruh baya, Bahrum (56), Warga dusun V, Desa Perkebunan Bandar Selamat, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan, ditemukan tewas tenggelam dialiran Sungai Aek Sakur, di Dusun I Sidau Bilik, Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, pada Sabtu (23/3/2019).

Dari informasi yang berhasil dihimpun crew hariankriminal.com di Mapolsek Bandar Pulau, penemuan korban tewas tenggelam di Aek Sakur tersebut bermula dari kecurigaan Nurul Anda (32) yang merupakan anak kandung Almarhum Bahrum yang merasa curiga karena sudah seharian ayahnya pergi memancing namun belum juga pulang.

Menurut Nurul, Ayahnya meninggalkan rumah pada hari Jum’at (22/3/2019) sekira jam 07.00 wib degan membawa alat pancing.

Setelah seharian korban tidak kembali ke rumah sampai malam kemudian Nurul mencoba mencari keberadaan ayahnya akan tetapi tidak berhasil menemukannya.

Kemudian keesokan harinya, Sabtu (23/3/2019) sekira jam 08.00 wib, Nurul memberitahukan hal tersebut kepada T.Simangunsong (60), Kepala Dusun 1 Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Tobasa. Diketahui sebelumnya T.Simangunsong merupakan kenalan Ayah Nurul.

Mendapat informasi dari Nurul, kemudian T.Simangunsong membawa Nurul ke lokasi dimana Ayahnya sering memancing ikan.

Kemudian sekira jam 10.00 wib korban berhasil ditemukan dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dialiran sungai Aek Sakur di Dusun I Sidau Bilik, Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Asahan, yang berbatasan dengan Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Tobasa.

Kapolsek Bandar Pulau, AKP Sunarto yang menerima laporan tentang penenuman mayat tersebut kemudian mengerahkan personilnya dengan dipimpin Kanit Reskrim Iptu JT.Siregar SH turun kelokasi penemuan mayat untuk mengevakuasi jenazah Bahrum kerumah duka di dusun V Desa Perkebunan Bandar Selamat.

“Benar, kita telah mengevakuasi jenazah seorang pria yang ditemukan tewas di aliran sungai Aek Sakur, dan saat ini jenazah korban tewas tersebut telah kita bawa kerumah duka,” Tutur Kapolsek Bandar Pulau, AKP Sunarto saat dikonfirmasi oleh awak media ini.

Lanjut Sunarto, dugaan sementara korban tewas kemungkinan korban terpeleset dan jatuh kealiran sungai yang diketahui beraliran deras tersebut hingga mengakibatkan korban tenggelam dan meninggal dunia.

“Dari hasil pemeriksaan oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan dibagian luar tubuh korban, jadi dugaan sementara kemungkinan korban terjatuh saat memancing,” Imbuh Sunarto.

Sunarto juga mengatakan pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban, dan keluarga sudah menerima dengan ikhlas musibah yang dialami serta menganggap kejadian tersebut murni karena kecelakaan terjatuh saat memancing. Tidak jauh dari lokasi ditemukannya jenazah korban juga ditemukan seperangkat alat pancing yang dikenali keluarga sebagai milik korban. (KH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *